SELAMAT DATANG DI BLOG PUSKESMAS MANGUN JAYA

Senin, 11 Juli 2011

WASPADA DBD DI BEKASI

Tren Kasus DBD Meningkat

Dinkes Kota Bekasi Waspadai Siklus KLB DBD 5 Tahunan

BEKASI, (PRLM).- Dinas Kesehatan Kota Bekasi mewaspadai kemungkinan siklus lima tahunan kejadian luar biasa demam berdarah dengue (DBD) yang terakhir terjadi pada tahun 2006, terulang. Kewaspadaan didorong kenyataan pada dua bulan terakhir jumlah pasien positif DBD memperlihatkan tren peningkatan.
"Faktor perubahan cuaca ekstrem yang mengakibatkan tren peningkatan tersebut. Jika biasanya puncak peningkatan kasus baru terlihat sekitar April, sekarang ini justru sudah menunjukkan tanda-tanda peningkatan yang cukup signifikan," tutur Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Retni Yonti saat ditemui belum lama ini. Lebih lanjut Yonti merinci, pada Januari 2011, terdapat 160 kasus dbd. Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan dari Desember 2010.
Data dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi pun memperlihatkan angka yang mengalami peningkatan. Sepanjang Desember 2010, pasien DBD yang dirawat di sana sebanyak 126 orang. Sementara pasien yang ditangani sampai dengan 20 Januari 2011 sebanyak 60 orang. "Kalau dijumlahkan sampai pertengahan Februari ini, angkanya bisa menyamai kasus sepanjang Desember 2010," ucap Reni, staf bagian data di RSUD Kota Bekasi.
Meski terjadi peningkatan kasus yang cukup signifikan, Yonti belum mengklasifikasikan DBD di Kota Bekasi sebagai kejadian luar biasa (KLB). "Baru dikatakan KLB jika terdapat 160 kasus per 100.000 penduduk," katanya menambahkan.
Guna menghindari terjadinya KLB DBD, sekaligus mewaspadai kemungkinan siklus KLB DBD lima tahunan, Yonti telah mengimbau setiap kelurahan kembali mengaktifkan peran juru pemantau jentik (jumantik) ke setiap rumah-rumah warga. Utamanya yang berada di Kecamatan Bekasi Selatan, Bekasi Barat, Bekasi Timur, dan Rawalumbu yang selama ini merupakan daerah rawan kasus dbd. "Di daerah yang endemik DBD-nya tinggi itu, petugas dari puskesmas pun akan turut dikerahkan," katanya.
Sejauh ini, upaya antisipasi yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bekasi baru sebatas itu. Pelaksanaan pengasapan baru dilaksanakan jika dalam suatu daerah didapati pasien positif DBD. Dengan menyertakan surat keterangan dari rumah sakit yang menangani pasien tersebut serta hasil penyelidikan epidemologi memperlihatkan 20 rumah di sekitar pasien ada jentik nyamuk, baru pengasapan dilakukan.

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/node/135160

Minggu, 17 April 2011

Tips Menjaga Kesehatan Mata Saat Bekerja di Depan Monitor

Komputer dan berbagai perlengkapannya, seperti monitor, sudah menjadi barang awam dalam setiap pekerjaan kantor. Bukan hal yang asing jika banyak orang harus bekerja di depan monitor sepanjang hari. Pada awalnya kita mungkin sedikit khawatir mengenai pengaruh komputer dan sinar radiasi yang dipancarkan monitor dapat mengganggu kesehatan tubuh, terutama mata. Namun, para ahli pun tak pernah menyerah untuk menciptakan peralatan yang semakinramah dengan lingkungan dan kesehatan. 
Meski begitu, bekerja terlalu lama di depan layar monitor tetap saja dapat mempengaruhi kesehatan, seperti mata lelah, nyeri punggung, bahu dan leher. Berikut beberapa tips mengatasi kelelahan dan ketegangan mata di saat bekerja di depan monitor. Mudah-mudahan kita bisa menjaga karunia mata yangtetap, meski harus bekerja berjam-jam. 

1. Bekerjalah dalam ruangan yang cukup cahaya. 

Perhatikan pencahayaan dalam ruang kerja anda. Jangan bekerja dalam ruangan yang terlalu terang dan menyilaukan mata. Gunakan kerai untuk mengatur cahaya dari jendela. Letakkan lampu di atas kepala. Hindari anda menatap cahayanya secara langsung. Sebaliknya, jangan pula bekerja dalam ruangan yang terlalu gelap atau redup. Usahakan agar ruangan anda cukup terang agarmata anda tidak bekerja terllau keras. 

2. Gunakan filter monitor. 

Untuk mengurangi sinar yang menyilaukan dan radiasi yang dipancarkan layar monitor, gunakan filter glass monitor. Berbicaralah pada vendor perlengkapan komputer anda untuk mendapatkan filter yang baik dan mampu mengurangipengaruh radiasi, bukan hanya sekedar meredupkan cahaya monitor. 

3. Periksa monitor anda. 

Periksa apakah monitor anda masih bekerja dengan baik? Bandingkan dengan monitor lain. Bila gambar yang tampak semakin buram, berkedip-kedip atau tidak nyaman bagi mata anda, maka sudah waktunya untuk memperbaiki atau mengganti monitor itu. Lebih baik mengganti monitor daripada membiarkan mata anda terganggu. Sering-seringlah membersihkan monitor dari debu dan kotoranyang mengganggu layar. 

4. Letakkan kertas kerja agar mudah dibaca. 

Jika anda harus bekerja dengan menyalin atau membaca kertas kerja, maka letakkan kertas kerja tersebut dalam jarak yang seimbang dengan monitor anda. Ini agar anda tidak perlu bolak-balik memfokuskan pandangan untuk membaca kertas kerja anda, setelah membaca di layar monitor. 

5. Perhatikan posisi monitor. 

Letakkan layar monitor sedemikian rupa sehingga membentuk sudut antara 10-15 derajat dari posisi sejajar dengan pandangan lurus anda. Hal ini selain agar tidak melelahkan mata anda, juga menjaga agar bahu dan leher anda cukupnyaman bekerja. 

6. Bekerjalah dengan “font” yang cukup besar. 

Bila anda harus mengedit tulisan di depan komputer, pastikan ukuran atau “font” hurup yang anda gunakan cukup besar. Jangan paksa mata anda untuk membaca hurup kecil pada monitor. Mata anda bukanlah mikroskop bagi tulisan yang ada di layar monitor. Gunakan fasilitas untuk memperbesar atau menyesuaikan besar tampilan gambar di monitor anda. Bila anda telah selesai mengedit atau membacanya, anda bisa kembalikan font tersebut ke posisisemula. 

7. Istirahatkan mata anda. 

Relakskan mata anda. Pejamkan atau kerjap-kerjapkan. Jangan kucek-kucek mata anda. Namun, sering-seringlah berkedip. Ini dapat menurunkan ketegangan dan menjaga mata anda tetap basah dan sejuk. Bila anda terlalu lama melihat dalam jarak dekat, alihkan pandangan anda ke arah yang jauh. Lakukan iniselama beberapa menit setiap 30 menit. 

8. Periksa kacamata atau lensa kontak. 

Bila anda menggunakan kacamata atau lensa kontak dan anda harus bekerja sepanjang hari di depan monitor, ada baiknya anda konsultasikan dengan dokter mata atau optik anda agar anda bisa mendapatkan kacamata yang sesuai. Baik, ukuran lensa dan framenya. Bila anda merasa lelah menggunakan kacamata, tanggalkan saja. Kacamata bisa membuat mata lelah. 

Sesekali biarkan mata anda melihat bebas. Namun, segera kenakan kacamata anda bila merasa harus mengenakannya. Jangan paksa mata anda melihat tanpa bantuan kacamata anda.

Sumber : http://www.dechacare.com 


Rabu, 13 April 2011

Foto Dulu ah di Posyandu

Berikut ini adalah foto-foto kegiatan yang berada di Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Mangunjaya :